Tuesday, January 17, 2012

SENYUMMU


Kutapaki jejak yang tercecer di sepanjang perjalanan kita
Terlalu rumit, bahkan jika ku harus menunggu kata
Sejenak, aku lelah merasa tidak karuan
Menunggumu adalah sebuah pengorbanan
Aku rela mengalah karena satu alasan
Ku ingin selalu melihat senyummu yang menyejukan


Friday, January 6, 2012

MENUNGGU WAKTU

Aku menunggu waktu
Dimana hati tak lagi membeku
Menunggu singgahnya sang surya
Bersama seberkas cahaya

Aku menunggu waktu
Dimana langkah tak lagi kaku
Menunggu kereta bahagia
Menjemput sejumput luka

Aku menunggu waktu
Dimana semangat tak lagi layu
Tergilas putaran zaman
Yang berujung tangisan

Aku masih menunggu waktu
Di sisi hati yang kelabu
Dengan separuh kalbu
Menunggu langit membiru


Saturday, December 24, 2011

HAPPY HOLIDAY


Horree..akhirnya liburan juga (#loncat-loncat). Jadi deh pulang kampung. Siap-siap berdesakan dengan para pemudik yang udah homesick juga. -_____-

Liburan adalah moment yang pas buat kumpul bareng keluarga, buat nge-refresh pikiran dan badan, buat nglakuin hal-hal yang biasanya ngga bisa dilakukan.

Periu diingat :
Liburan, bukan untuk males-malesan. Mentang-mentang abis ujian.
Isi liburanmu dengan hal-hal positif dan bermanfaat tapi tetap menyenangkan. Example : belajar masak, bikin kue bareng mama, bersepeda, ikut kegiatan sosial, belajar buat persiapan materi semester depan, de el el. 
“HAPPY HOLIDAY”..:D


Wednesday, December 21, 2011

Mother's Day

Hari ini tanggal 22 Desember, ingatkah ?
Yepp, hari ini adalah hari ibu. Ini saatnya kalian meminta maaf ibu, saatnya kalian menunjukkan kasih sayang kalian kepada ibu. Untuk setiap peluhnya, cintanya, kasihnya serta nasihatnya yang tak pernah henti.

Bukan hanya di hari ibu saja kalian mempersembahkan penghargaan terbesar untuk ibu. Namun di setiap waktu, di setiap detik mestinya kalian melakukannya, sama halnya seperti kasih ibu yang tak kenal waktu, selalu ada di setiap nafasnya.

Tahukah berapa kali ibu memikirkan kita ? Berapa kali juga kita memikirkan ibu ?
Sungguh perbandingan yang sangat jauh saya rasa. Ibu tak perlu kita beri uang banyak, harta melimpah atau mobil mewah. Ia telah bahagia ketika kita berbakti kepadanya, ketika kita tersenyum karenanya. Dan ia sungguh sangat sedih ketika kita menangis dan sakit. Ia rela mengorbankan apapun untuk mengukir senyum kita.

Sungguh, walaupun bumi lagit seisinya saya persembahkan untuk ibu. Itu tidak akan cukup membalas jasa-jasa beliau. Ini hanya sebuah puisi yang ingin saya persembahkan untuk seluruh ibu di dunia, khususnya mama tercinta..

IBU

Wahai ibu yang bening kasihnya
Tidakkah kau tahu betapa berharga di setiap peluhmu
Kau tak henti merajut kesetiaan jiwa
Walau raga lemah dan lelah
Kau tetap tertatih untuk memegang erat tangan kami

Wahai ibu yang putih cintanya
Taukah kau kurindukan
Di setiap untaian nada-nada yang merdu
Di setiap spektrum rasa aman yang kau pancarkan
Dan di setiap doa yang melantun indah

Wahai ibu yang berhati emas
Apa jadinya kami tanpa dirimu ?
Kesetiaanmu takan berujung
Walau ditempa zaman
Kau tetap jadi sandaran hati

Izinkan kami mencium kakimu
Izinkan kami meminta maafmu
Untuk goresan luka yang pernah kami ukir

Aku sayang mama, aku ridu mama. Maafkan aku yang selalu membuat mama menangis, membuat mama khawatir dan untuk setiap kasih sayang yang terlewatkan untuk kuucapkan terima kasih.


Tuesday, December 20, 2011

Butuh vs Pengen

Di suatu masa pada akhir bulan merupakan masa terkronis untuk anak kos.

First Scene
Alfi        : Fan, kaos lu bagus, beli baru ya..
Gue      : Iya dong, mumpung akhir tahun, Matahari diskon gede-gedean. Kemaren gue borong kaos-kaos lucu, yang biasa harganya cepe [ ce = satu, pe = ratusan ] jadi goban [ go = lima, ban = puluhan ribu ].
Alfi        : (pengen...-,-) Ini kan akhir bulan, kok lu bisa beli ?
Gue       : Iya, tapi sekarang uang bulanan gue tinggal lakban [ lak = enam, ban = puluhan ribu ]. Gapapa deh, tinggal menghitung hari aja kan udah awal bulan, hehe. Lagian kapan lagi ada diskon kaya gini..:D

Second Scene
Gue       : Fi, gue pinjem tip ex (aslinya correction pen) lu donk.
Alfi        : Lho...tip ex gue kan kemaren lu yang pinjem sampek ilang.
Gue       : Oh iya gue lupa. Lu kok ngga beli lagi ? (muka polos tanpa dosa)
Alfi        : (?????kalo bukan sohib, udah gue gantung di tiang bendera lu)
Gue     : Yasudah deh, gue pinjem yang lain aja. Kalo beli ato pinjem kan sama aja, daripada beli mending pinjem. Lagian ini udah akhir bulan, ngga punya duit gue..#plakk

Contoh sederhana dari cerita sederhana..:D
Maknanya : monggo diambil sendiri
Catatan : dialog ini hanya fiktif belaka. Jika ada kesamaan tokoh dan tempat harap dimaklumi..