Aku menunggu waktu
Dimana hati tak lagi membeku
Menunggu singgahnya sang surya
Bersama seberkas cahaya
Aku menunggu waktu
Dimana langkah tak lagi kaku
Menunggu kereta bahagia
Menjemput sejumput luka
Aku menunggu waktu
Dimana semangat tak lagi layu
Tergilas putaran zaman
Yang berujung tangisan
Aku masih menunggu waktu
Di sisi hati yang kelabu
Dengan separuh kalbu
Menunggu langit membiru
Friday, January 6, 2012
Saturday, December 24, 2011
HAPPY HOLIDAY
Horree..akhirnya liburan juga (#loncat-loncat).
Jadi deh pulang kampung. Siap-siap berdesakan dengan para pemudik yang udah homesick
juga. -_____-
Liburan
adalah moment yang pas buat kumpul bareng keluarga, buat nge-refresh pikiran dan
badan, buat nglakuin hal-hal yang biasanya ngga bisa dilakukan.
Periu
diingat :
Liburan, bukan untuk males-malesan. Mentang-mentang abis ujian.Isi liburanmu dengan hal-hal positif dan bermanfaat tapi tetap menyenangkan. Example : belajar masak, bikin kue bareng mama, bersepeda, ikut kegiatan sosial, belajar buat persiapan materi semester depan, de el el.
“HAPPY
HOLIDAY”..:D
Wednesday, December 21, 2011
Mother's Day
Hari ini tanggal 22 Desember, ingatkah ?
Yepp, hari ini adalah hari ibu. Ini saatnya kalian meminta maaf ibu, saatnya kalian menunjukkan kasih sayang kalian kepada ibu. Untuk setiap peluhnya, cintanya, kasihnya serta nasihatnya yang tak pernah henti.
Bukan hanya di hari ibu saja kalian mempersembahkan penghargaan terbesar untuk ibu. Namun di setiap waktu, di setiap detik mestinya kalian melakukannya, sama halnya seperti kasih ibu yang tak kenal waktu, selalu ada di setiap nafasnya.
Tahukah berapa kali ibu memikirkan kita ? Berapa kali juga kita memikirkan ibu ?
Sungguh perbandingan yang sangat jauh saya rasa. Ibu tak perlu kita beri uang banyak, harta melimpah atau mobil mewah. Ia telah bahagia ketika kita berbakti kepadanya, ketika kita tersenyum karenanya. Dan ia sungguh sangat sedih ketika kita menangis dan sakit. Ia rela mengorbankan apapun untuk mengukir senyum kita.
Sungguh, walaupun bumi lagit seisinya saya persembahkan untuk ibu. Itu tidak akan cukup membalas jasa-jasa beliau. Ini hanya sebuah puisi yang ingin saya persembahkan untuk seluruh ibu di dunia, khususnya mama tercinta..
IBU
Wahai ibu yang bening
kasihnya
Tidakkah kau tahu
betapa berharga di setiap peluhmu
Kau tak henti merajut
kesetiaan jiwa
Walau raga lemah dan
lelah
Kau tetap tertatih
untuk memegang erat tangan kami
Wahai ibu yang putih
cintanya
Taukah kau kurindukan
Di setiap untaian nada-nada
yang merdu
Di setiap spektrum rasa
aman yang kau pancarkan
Dan di setiap doa
yang melantun indah
Wahai ibu yang berhati
emas
Apa jadinya kami
tanpa dirimu ?
Kesetiaanmu takan berujung
Walau ditempa zaman
Kau tetap jadi
sandaran hati
Izinkan kami mencium
kakimu
Izinkan kami meminta
maafmu
Untuk goresan luka
yang pernah kami ukir
Aku sayang mama, aku ridu mama. Maafkan aku yang selalu membuat mama menangis, membuat mama khawatir dan untuk setiap kasih sayang yang terlewatkan untuk kuucapkan terima kasih.
Tuesday, December 20, 2011
Butuh vs Pengen
Di suatu masa pada akhir bulan
merupakan masa terkronis untuk anak kos.
First Scene
Alfi : Fan, kaos lu bagus, beli baru ya..
Gue : Iya dong, mumpung akhir tahun, Matahari diskon gede-gedean. Kemaren
gue borong kaos-kaos lucu, yang biasa harganya cepe [ ce = satu, pe = ratusan ]
jadi goban [ go = lima, ban = puluhan ribu ].
Alfi : (pengen...-,-) Ini kan akhir bulan, kok lu bisa beli ?
Gue : Iya, tapi sekarang uang bulanan gue tinggal lakban [ lak =
enam, ban = puluhan ribu ]. Gapapa deh, tinggal menghitung hari aja kan udah
awal bulan, hehe. Lagian kapan lagi ada diskon kaya gini..:D
Second Scene
Gue : Fi, gue pinjem tip ex (aslinya correction pen) lu donk.
Alfi : Lho...tip ex gue kan kemaren lu yang pinjem sampek ilang.
Gue : Oh iya gue lupa. Lu kok ngga beli lagi ? (muka polos tanpa
dosa)
Alfi : (?????kalo bukan sohib, udah gue gantung di tiang bendera
lu)
Gue : Yasudah deh, gue pinjem yang lain aja. Kalo beli ato pinjem
kan sama aja, daripada beli mending pinjem. Lagian ini udah akhir bulan, ngga
punya duit gue..#plakk
Contoh sederhana dari cerita
sederhana..:D
Maknanya : monggo diambil sendiri
Catatan : dialog ini hanya fiktif
belaka. Jika ada kesamaan tokoh dan tempat harap dimaklumi..
Sunday, December 18, 2011
TANPA JUDUL
Melihat bias matamu yang tak tak
biasa saja telah menghancurkan setengah kebahagiaanku. Lalu kamu
menuntunku seakan ingin secepatnya pergi. Aku tersenyum, hatiku menangis teriris-iris.
Aku hanya ingin terlihat tegar dimatamu, meski mungkin kamu telah tidak
perduli.
Aku menunggu, terlalu cepat. Kamu
telah ingin menikmati hujan tanpaku. Aku berharap ada keajaiban yang bisa
menuntunmu kembali seperti awal, kamu yang selalu membuat pelangi di sisi
terkelam hidupku. Namun kamu terlalu pintar, kamu kemas setiap butir kata
dengan sangat sederhana. Membuatku menguap menjadi awan mendung.
Walau saat itu kamu hanya berada
20 senti dariku. Namun aku sangat merindukanmu, merasa bahwa kehadiranmu berada
di belahan dunia yang berbeda. Tak percaya semua akan berakhir, bahkan di mimpi
terburukku. Aku lelah, langkahku gontai (andau kau melihat). Kamu telah sukses
membuatku lupa bernafas, sesak dalam kesunyian.
Aku harus beranjak, atau kamu
saja. Karena aku ingin menangis di belakangmu. Menangis diam-diam, tanpa suara,
tanpa isak. Lalu tertidur di tengah hujan yang akan hapus jejakmu. Meski aku
terlalu berharap, terlalu berharap kamu tak benar-benar pergi.
*andai waktu bisa kuputar, akan
kutahan langkahmu yang menjauh. Menjauh meninggalkan puzzle yang tak pernah
bisa kurangkum.
Subscribe to:
Posts (Atom)



